Si jago merah mengamuk

Sore (5/11) ini rumah bapak Rakiyo  (60) warga dusun besole 1/5 habis di lala si jago merah

Kejadian begitu cepat hingga tetangga rumah yang berdekatan sampai tidak bisa berbuat  apa-apa untuk membantu. Di karenakan sumber api yang awalnya dari tungku api menjalar begitu cepat ke isi rumah yang berdinding bambu.

Patugas pemadam  kebakaran datang dan berhasil memadamkan api. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Kerugian di perkirakan mencapai 30 juta rupiah.

Bapak dan anak tewas gantung diri

Seorang bapak berinisial R (63)  dan anaknya DK (11) sore ini di temukan tewas tergantung di dapur rumahnya Dusun Ngandong 1/6 Desa Juworo Pukul 15.15 WIB tanggal (29/10). Menurut keterangan saksi mata korban terlihat tergantung di atap dapur yang pintunya terbuka.

Setelah di lakukan penyelidikan dan penelitian dari pihak kepolisian beserta tim inafis peristiwa ini di nyatakan murni bunuh diri karena tidak di temukan bekas penganiayaan dan di kemaluan dan anus korban di ketemukan cairan dan kotoran seperti yang di sampaikan oleh Kapolsek Geyer.

Diperkirakan korban sudah dari pagi tergantung di atap rumahnya karena di sekitar luka jeratan sudah mengering. Sementara penyebab korban nekat gantung diri bersama anaknya belum di ketahui. Menurut keterangan warga sekitar korban di kenal tertutup dan jarang bergaul dengan lingkungan.

Hujan dan angin sore yang menakutkan

Sore tadi pukul 16.00 hari kamis (25/10) hujan yang telah lama diharapkan warga masyarakat  desa  Juworo benar-benar turun. Karena sebagian besar masyarakat desa Juworo adalah para petani.

Turunnya hujan membawa suka cita bagi warga masyarakat tetapi tidak semua bisa merasakan kebahagiaan  tersebut di karenakandi di salah satu dusun.  Hujan  turun disertai angin kencang yang mengakibatkan pohon bertumbangan dan menimpa rumah penduduk. Banyak kerusakan yang di derita warga dusun getas, ada kurang lebih 65 Kepala  Keluarga yang rumahnya rusak karena dahsyatnya tiupan angin. Alhamdulillah tidak ada korban jiwa pada peristiwa ini…